Throughput
Throughput adalah tingkat di mana sebuah sistem menghasilkan output jadi. Ini mengukur kapasitas produktif aktual dan dibatasi oleh bottleneck proses.
Throughput adalah jumlah unit (suku cadang, pesanan, transaksi) yang diselesaikan sebuah proses per unit waktu. Ini adalah ukuran utama kapasitas produktif -- bukan seberapa sibuk mesin atau orang, tetapi berapa banyak output jadi mencapai pelanggan.
Throughput diatur oleh bottleneck: Langkah paling lambat dalam proses menentukan throughput maksimum seluruh sistem. Memperbaiki langkah non-bottleneck tidak meningkatkan throughput -- hanya menciptakan lebih banyak WIP di depan kendala.
Hukum Little menghubungkan throughput dengan lead time dan WIP: Throughput = WIP / Lead Time. Ini berarti Anda dapat meningkatkan throughput baik dengan menambah kapasitas (lebih banyak WIP pada lead time yang sama) atau dengan mengurangi lead time (WIP yang sama mengalir lebih cepat).
Dalam praktiknya, throughput sering dibingungkan dengan output. Output mencakup rework dan scrap; throughput hanya menghitung unit baik pass pertama. Sebuah mesin yang menghasilkan 100 suku cadang/jam dengan 10% scrap memiliki output 100 tetapi throughput hanya 90 suku cadang baik/jam.
Rumus
Throughput = Unit Baik yang Dihasilkan / Periode Waktu (juga: Throughput = WIP / Lead Time via Hukum Little)
Contoh Praktis
Sebuah sel pengelasan menghasilkan 42 unit per jam. Setelah menghilangkan bottleneck (langkah penyelarasan jig yang memakan 95 detik dikurangi menjadi 65 detik), throughput naik menjadi 55 unit per jam -- peningkatan 31% dari memperbaiki satu langkah. Output bulanan meningkat 2.860 unit tanpa peralatan atau tenaga kerja tambahan.
Bagaimana Leanshift Membantu
Leanshift menghitung throughput dari cycle time terukur dan melacaknya dari waktu ke waktu. Dikombinasikan dengan data OEE, tim dapat melihat dengan tepat berapa banyak kapasitas teoretis mereka diubah menjadi output siap pelanggan aktual.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana throughput berbeda dari kapasitas?
Kapasitas adalah output maksimum teoretis. Throughput adalah output aktual suku cadang baik. Kesenjangan di antara mereka mewakili kerugian dari downtime, pengurangan kecepatan, cacat, dan changeover -- persis apa yang diukur OEE.
Bagaimana cara meningkatkan throughput?
Identifikasi dan perbaiki bottleneck. Hanya kendala yang membatasi throughput. Pendekatan umum: Kurangi cycle time di bottleneck, minimalkan downtime di sana, tingkatkan kualitas untuk mengurangi rework, atau tambahkan kapasitas paralel.
Apa itu throughput accounting?
Metode akuntansi manajemen dari Theory of Constraints. Ini mengevaluasi keputusan berdasarkan dampak pada throughput (pendapatan), inventaris, dan biaya operasi -- alih-alih akuntansi biaya tradisional yang dapat mengarah pada optimisasi lokal.
Istilah Terkait
Cycle Time
Cycle time mengukur berapa lama satu langkah proses sebenarnya berlangsung -- dari awal hingga hasil jadi. Ini adalah fondasi dari setiap analisis proses.
Lead Time
Lead time mengukur durasi total dari penerimaan pesanan hingga pengiriman -- termasuk semua waktu tunggu, penyimpanan, dan transportasi. Ini menentukan kemampuan pengiriman.
Analisis Bottleneck
Analisis bottleneck mengidentifikasi langkah proses yang membatasi throughput seluruh sistem. Bottleneck menentukan output maksimum -- memperbaiki hal lain terlebih dahulu adalah pemborosan.