Takt Time
Takt time adalah kecepatan di mana suatu produk harus diselesaikan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Kecepatan ini ditentukan oleh pasar, bukan oleh mesin.
Takt time menjawab pertanyaan sederhana: Seberapa sering produk jadi harus keluar dari lini untuk memuaskan pelanggan? Dihitung dengan membagi waktu kerja tersedia dengan permintaan pelanggan.
Berbeda dengan cycle time, yang menggambarkan seberapa cepat sebuah proses benar-benar berjalan, takt time menetapkan kecepatan target. Jika cycle time melebihi takt time, produksi terlalu lambat -- menciptakan bottleneck. Jika lebih pendek, terdapat kelebihan kapasitas.
Takt time adalah tulang punggung produksi Lean: Ia menyinkronkan semua langkah proses pada kecepatan yang sama dan membuat penyimpangan langsung terlihat. Tanpa orientasi takt time, stasiun berbeda memproduksi pada kecepatan berbeda, menyebabkan penumpukan inventaris dan waktu tunggu.
Dalam praktiknya, takt time dihitung ulang secara berkala seiring perubahan permintaan pelanggan. Fluktuasi musiman, peluncuran produk baru, atau pertumbuhan pasar memerlukan penyesuaian kecepatan produksi.
Rumus
Takt Time = Waktu Kerja Tersedia / Permintaan Pelanggan per Periode
Contoh Praktis
Sebuah pemasok otomotif memiliki shift 450 menit (dikurangi 30 menit untuk istirahat). Pelanggan memesan 420 suku cadang per hari. Takt Time = 420 menit / 420 suku cadang = 1 menit per suku cadang. Setiap menit, satu produk jadi harus keluar dari lini.
Bagaimana Leanshift Membantu
Leanshift secara otomatis menghitung takt time dan membandingkannya dengan cycle time terukur. Ini memungkinkan Anda melihat sekilas apakah proses Anda cukup cepat untuk memenuhi permintaan pelanggan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa perbedaan antara takt time dan cycle time?
Takt time ditentukan oleh pelanggan (permintaan). Cycle time menggambarkan berapa lama sebuah langkah proses sebenarnya berlangsung. Cycle time harus kurang dari atau sama dengan takt time.
Apa yang terjadi ketika cycle time melebihi takt time?
Permintaan pelanggan tidak dapat dipenuhi. Solusinya: Hilangkan bottleneck, percepat proses, jalankan lembur, atau buka lini kedua.
Apakah takt time berubah?
Ya, setiap kali permintaan pelanggan atau waktu kerja tersedia berubah. Itulah sebabnya takt time harus ditinjau secara berkala dan proses disesuaikan.
Istilah Terkait
OEE (Overall Equipment Effectiveness)
OEE adalah metrik kunci untuk produktivitas mesin dan peralatan. Metrik ini menggabungkan ketersediaan, kinerja, dan kualitas menjadi satu nilai persentase.
Cycle Time
Cycle time mengukur berapa lama satu langkah proses sebenarnya berlangsung -- dari awal hingga hasil jadi. Ini adalah fondasi dari setiap analisis proses.
Lead Time
Lead time mengukur durasi total dari penerimaan pesanan hingga pengiriman -- termasuk semua waktu tunggu, penyimpanan, dan transportasi. Ini menentukan kemampuan pengiriman.