← Kembali ke GlosariumMetrik

First Pass Yield (FPY)

First Pass Yield mengukur persentase unit yang melewati sebuah proses dengan benar pertama kali, tanpa rework, perbaikan, atau penolakan. Ini mengungkap kualitas sejati sebuah proses.

First Pass Yield (FPY) menjawab pertanyaan kritis: Berapa persen produksi yang benar pertama kali? Berbeda dengan yield akhir (yang termasuk suku cadang yang di-rework), FPY mengekspos semua loop rework tersembunyi yang mengonsumsi waktu dan sumber daya tanpa menambahkan nilai.

FPY dihitung per langkah proses: FPY = Unit baik (tanpa rework) / Total unit memasuki langkah. Untuk proses multi-langkah, Rolled Throughput Yield (RTY) adalah hasil perkalian semua FPY individu -- dan angkanya sering mengejutkan rendah.

Sebuah proses dengan FPY 95% di masing-masing dari 5 langkah memiliki RTY hanya 77,4% (0,95^5). Ini berarti hampir 1 dari 4 unit memerlukan rework di suatu tempat dalam proses. Metrik yield tradisional menyembunyikan ini karena mereka menghitung suku cadang yang di-rework sebagai 'baik' di akhir.

Meningkatkan FPY langsung mengurangi biaya, lead time, dan pemborosan kapasitas. Setiap unit yang memerlukan rework mengonsumsi sumber daya ganda: Sekali untuk membuatnya salah, sekali untuk memperbaikinya. Menghilangkan rework sering kali jalur tercepat menuju peningkatan kapasitas efektif.

Rumus

FPY = Unit yang lolos tanpa rework atau cacat / Total unit memasuki proses. RTY = FPY1 x FPY2 x ... x FPYn

Contoh Praktis

Sebuah lini perakitan memiliki 4 stasiun. FPY stasiun: 97%, 94%, 98%, 96%. RTY = 0,97 x 0,94 x 0,98 x 0,96 = 85,8%. Meskipun setiap stasiun terlihat bagus secara individu, 14,2% dari semua unit memerlukan rework di suatu tempat. Pada 1.000 unit/hari, itu adalah 142 peristiwa rework setiap hari -- biaya tersembunyi yang besar.

Bagaimana Leanshift Membantu

Leanshift melacak hasil proses di setiap stasiun, memungkinkan perhitungan FPY per langkah dan RTY di seluruh proses. Visibilitas ini mengungkap dengan tepat langkah mana yang menghasilkan rework terbanyak, memandu perbaikan kualitas yang ditargetkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan antara FPY dan yield akhir?

Yield akhir menghitung semua unit yang akhirnya lolos -- termasuk yang di-rework. FPY hanya menghitung unit yang lolos dengan benar pertama kali. Yield akhir menyembunyikan rework; FPY mengeksposnya.

Apa FPY yang baik?

Itu tergantung pada industri. Perakitan elektronik: >98%. Otomotif: >95%. Permesinan: >97%. Lebih penting daripada angka absolut adalah tren dan kesenjangan antara FPY dan 100% -- kesenjangan itu mewakili potensi perbaikan.

Bagaimana cara meningkatkan FPY?

Identifikasi jenis cacat teratas per stasiun (analisis Pareto), temukan akar penyebab (5-Why, Ishikawa), terapkan tindakan balasan (Poka-Yoke, Standard Work), dan verifikasi dengan pengukuran berkelanjutan. Serang stasiun FPY terendah terlebih dahulu untuk dampak maksimum.

Istilah Terkait

Ready for better processes?

Future-proof your business — start process optimization and boost efficiency. Free and risk-free.